Probiotik komunitas literasi





Probiotik adalah istilah yang digunakan pada mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain/inangnya beberapa contoh pada makanan suplemen diet yang mengandung bakteri berguna dengan asam laktat bakteri (lactic acid bacteria – LAB) sebagai mikroba yang paling umum dipakai. LAB telah dipakai dalam industri makanan bertahun-tahun karena mereka mampu untuk mengubah gula (termasuk laktosa) dan karbohidrat lain menjadi asam laktat. Ini tidak hanya menyediakan rasa asam yang unik dari dairy food fermentasi seperti susu fermentasi, tetapi juga berperan sebagai penyedia, dengan cara mengurangi pH dan membuat kesempatan organisme merugikan untuk tumbuh lebih sedikit.Probiotik seringkali direkomendasikan oleh dokter, dan, lebih sering lagi, oleh ahli nutrisi, setelah pengkonsumsian antibiotik, atau sebagai bagian dari pengobatan candidiasis. Banyak probiotik disediakan dalam sumber alaminya seperti Lactobacillus pada yoghurt dan sauerkraut. Beberapa mengklaim probiotik mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. (wikipedia)
 Probiotik dalam ksaifikasi bakteri yang memang sangat menguntungkan bagi manusia, namun sudahkah kita merasakan dan berterimakasih kepada bakteri kecil ini yang telah menyelamatkan tubuh kita ini.
 kalau bicara probiotik artinya bicara tentang simbiosis mutualisme merupakan pola interaksi yang sangat erat dan khusus antara dua makhluk hidup yang berlainan jenis. lalu apa kaitanya dengan literasi?
apakah literasi berpengaruh terhadap probiotik?
disini kita akan bahas sedikit tentang bagaiaman kebermanfaatan dari probiotik dan cara kerja hidup bakteri ini sehingga bermanfaat bagi orang lain. mereka (bakteri probiotik) merelakan hidup mereka untuk di berdayakan kepada yang membutuhkan, biasanya manusia hanya berterimakasih kepada sesama manusia itu pun kalau dia meresa di untungkan, namun apakah kita pernah berteimakasih pada microba kecil dan tumbuhan kecil sehingga kita masih bisa hidup.
   dalam hal ini manusia perlu kiranya meniru gaya hidup dari probiotik,yaitu dengan  saling berbagi untuk sama sama menjadi bermanfaat dalam sudut pandang literasi . Mari kita uraikan konteks ini:
·         Memperkuat sistem kekebalan literasi – membaca kian hari menjadi bahan rujukan yang mulai kuno kini orang berpindah tempat menjadi satu benda khusus dengan sejuta pengetahuan dalam wadah kecil.sehingga mengenyampingkan nilai nilai qalam ilahi dalam sebuah buku. Perlu kiranya insan manusia memperkuat kekebalan dalam hal membaca,tidak perlu saya jabarkan terlalu luas, fenomena hoax kian hari makin jadi racun yang bertebaran dimuka bumi, isu-isu miring mulai di gulirkan dengan percepatan akses internet yang makin menjadi raja. Untuk terhindak dari virus hoax perlu kita menjaga system imun (kekebalan tubuh) dalam hal berdaya literasi
·         Menyehatkan sistem kerja otak –  ada triliunan  sel otak manusia dalam setiap sel otak manusia adalah ingatan dan pengethauan yang kita liat dan kerjakan tiapa harinya. Kalau otak anda berisi konten yg kurang mendidik dalam hal ini konten yang tidak bermanfaat maka isi dalm sel tersebut ya konten tersebut, namun apabila dalam otak anda terisi ingatan buku dan pengethauan maka kecerdasan dari sebuah sel otak akan berkembang.
Lebih banyak lagi kebermanfaatnya tentang probiotik literasi,saya rasa pembaca harus bisa menjadi sesuatu yang kecil dapat bermanfaat, dalam hal literasi aplikasi dalam mengubah peradaban adalah pengetahuan yang mempunyai kekuatan yang dahsyat. Saya harap dengan tulisan kecil pembaca mampu menjadi bakteri kecil yang menjadi manfaat bagi seluruh manusia, kebermanfaatan ini kita tuagnkan dalah hal literasi. Membaca menulis harus ditularkan kepada seluruh manusia terlepas dari jarak sebuah Benua,Negara,Ras dan suku. Qalam ilahi mengajarkan tentang kemanusiaan yang berpihak, berpihak yang kita coba bangun adalah pencerdasan secara radikal kepada manusia melalui gerakan literasi.

Komentar